Maka, mulai malam ini, akan kusembunyikan rasa yang kupunya di dalam guling, dibawah bantal.
Semuanya sudah tampak begitu jelas selama ini. Mataku saja yang baru saja terbuka. Bahwa aku memang tak pernah memilikimu, bahkan hanya memiliki ruang memorimu saja aku takkan pernah bisa. Semua jawaban atas pertanyaanku sudah jelas, aku memang tak pantas.
Dengan hati-hati aku bernapas agar tak menimbulkan nyeri pada hati kembali. Malam ini, ketika musik-musik yang memberi luka pada hati diputar, aku menyadari bahwa di antara yang lain aku memang tak bisa apa-apa. Aku hanya bisa merangkai kata-kata. Karena itulah yang mempertemukan kita bukan?
Malam ini aku sadar akan banyak hal. Memang tak seharusnya kita tak perlu dekat sejak awal. Kau yang begitu sulit diraih, dan aku yang hanya pandai membual. Maka, mulai malam ini, akan kusembunyikan rasa yang kupunya di dalam guling, dibawah bantal.
Aku sadar aku seharusnya tak boleh berharap kembali. Aku seharusnya sejak awal menjadi serigala penyendiri. Maka izinkanlah, malam ini, aku mengucapkan selamat tidur sekaligus selamat tinggal. Jangan heran apabila esok pagi, sosokku tak dapat kautemui di antara notifikasi. Atau mungkin, kau tak dapat menjumpaiku kembali dalam percakapan hangat kita.
Sangat menyentuh hati, karna juga pernah merasakan hal yg sama
BalasHapus